Rabu, 21 Oktober 2015

Nasib Sepak Bola Indonesia Setelah Piala Presiden

Plus Minus Piala Presiden 2015
Piala Presiden 2015 resmi berakhir dengan menghasilkan Persib Bandung sebagai juaranya dan menobatkan Zulham Zamrun sebagai pencetak gol terbanyak sekaligus pemain terbaik di gelaran Piala Presiden 2015. Setelah berahirnya turnament ini banyak tanggapan positif dari masyarakat indonesia terkait penyelanggaran piala presiden ini. Dari mulai tidak adanya kerusahan antar supporter, tidak adanya protes berlebihan dari pemain kepada wasit , pertandingan yang hanya digelar pada hari sabtu dan minggu hingga dijadikannya Stadion Utama Gelora Bung Karno membuat pagelaran piala presiden ini sudah dikit demi sedikit menuju kearah profesional. Namun itu semua bukan berarti tidak ada kekurangan menurut saya ada beberapa kasus yang sedikit mencoreng dari turnament ini seperti kasus pada laga semifinal leg ke 2 yang berlangsung di Palembang yang mempertemukan antara Sriwijaya FC dengan  Bonek FC dimana Bonek FC yang memutuskan untuk mengundurkan diri karena kepemimpinan wasit yang menurut mereka memihak kepada tuan rumah, kasus yang lainya adalah perubahan nama klub Persebaya FC menjadi Bonek FC.

Nasib Sepakbola Indonesia Setelah piala presiden 
Pasca berahirnya piala presiden 2015 banyak pecinta sepakbola indonesia bertanya tanya kemana nasib sepakbola indonesia selanjutnya ? Tentu masyarakat tidak ingin hanya menyaksikan turnament turnament saja. Para pecinta sepakbola indonesia juga ingin melihat Indonesia Super Leageu (ISL) kembali bergulir tidak hanya itu sebagian besar pecinta sepakbola Indonesia juga rindu ingin kembali melihat Timnas Indonesia kembali bertanding di kancah international. Saya pribadi sejak awal tidak keberatan jika indonesia di banned oleh FIFA demi sepakbola Indonesia yang lebih baik. Oleh karena itu saya pribadi atau mungkin seluruh pecinta sepakbola tanah air berharap banyak kepada bapak menpora beserta tim transisinya agar secepatnya menyelesaikan masalah di sepakbola Indonesia ini dan kemudian Indonesi kembali berprestasi di level international baik itu di level klub maupun timnas. Amin 

Senin, 05 Januari 2015

Pulau Biawak, Pulau Indah Yang Masih Perawan


Jika di Nusa Tenggara memilikin pulau komodo maka di pulau jawa memilik pulau biawak. Pulau  yang dahulu bernama pulau rakit ini terletak di pesisir Kab.Indramayu Jawa Barat. Kurang lebih 4-5 jam menaiki kapal nelayan dari pesisisr pantai karangsong Indramayu.

Dinamakan pulau biawak karna memang didalamnya terdapat ratusan ekor biawak. Namun yang menarik perhatian bukan hanya biawaknya saja, pulau ini juga memiliki air bening dan pasir putihnya. Daratan seluas 120 hektar ini juga kaya akan tanaman bakau yang hijau dan rapat dipandang dari ketinggian.

Di pulau biawak juga terdapat mercusuar berumur 138 tahun, dibangun pada masa pemerintahan ZM Willem III pada tahun 1872. Sampai sekarang, mercusuar ini masih berdiri kokoh walaupun telah beberapa kali mengalami perbaikan. Mercusuar ini tinggginya sekitar 65 meter dengan lampu suar bertenaga surya.

Belum banyak orang yang tau tentang pulau ini.bahkan pulau ini sempat luput dari perhatian pemerintah. Malahan sempat juga beredar kabar bahwa pulau ini hampir ingin dibeli warga negara jerman yang kagum akan keiindahan pulau ini akan tetapi para nelayan sekitar menolak.

LAUNCHING !!

Sebenernya sih pengenya jadi penulis buku tapi berhubung belum kesampean ya gue coba mulai dari yang kecil dulu caranya dengan nulis blog ni. Ya meski awalnya cuma buat tugas kuliah tapi kalo dipikir pikir lumayan juga sebagai media curhat. lagian juga kan sapa tau aja dari blog bisa jadi penulis. Kalo ibarat pepatah sambil berenang minum air. Nah dengan sejuta alasan itu gue memutuskan untuk berkecimpung di dunia blog !